“Tumbuh Untuk Sembuh”, Kontemplasi Kamar Jiwa Tentang Kesehatan Mental

Artikel : Rizza Hujan

| HujanMusik!, Semarang – Kamar Jiwa, pilihan diksi yang begitu berat untuk sebuah band. Membuat orang berpikir berfilosofi bebas memaknai kolektif asal Semarang ini. Seolah belum cukup dengan itu, mereka merilis single tentang kesehatan mental baru-baru ini. Lengkap sudah kepelikan itu.

“Tumbuh Untuk Sembuh”, begitu judul yang mereka sematkan pada karya teranyarnya. Rasanya semua berat. Band, judul lagu, serta tema yang diusung bikin saya merenung. Suara Fitrah Umami sang vokalis pun ikut memberat sembari dibuai kehangatan tabuhan drum Fauzan Hermawan, petikan gitar Septa pratama, dan belaian bass Lukman Tombossey.

Melalui single ini, Kamar Jiwa ingin mengangkat isu tentang betapa pentingnya kesehatan mental. Didasari pada concern mereka tentang fakta bahwa banyak generasi muda di era global ini yang mengalami masalah kesehatan mental seperti perasaan tidak dibutuhkan, diacuhkan oleh lingkungan terdekat, tidak punya tempat untuk ‘bersandar’, pelecehan secara verbal dan seksual, perasaan insecure berlebihan, hingga keinginan untuk mengakhiri hidup.

Melalui lirik yang (mencoba) mendeskripsikan perasaan negatif yang jamak dirasakan banyak orang, dan diakhiri dengan beberapa frasa positif disertai ajakan untuk tidak menyerah, Kamar Jiwa bermaksud ingin menyuarakan sebuah pesan kepada para pendengar lagu ini : “mari menyembuhkan diri tanpa melukai diri sendiri maupun orang lain”.

“Tumbuh Untuk Sembuh” bergenre folk pop, dengan ambience akustik yang mengingatkan kepada lagu – lagu lama Kamar Jiwa di album indie pertama dan kedua mereka. Karena itu, bagi Kamar Jiwa sendiri, tidak berlebihan rasanya kalau mereka mengatakan bahwa single ini adalah sebuah perayaan dan penanda bahwa mereka telah pulang, kembali ke akar musik di mana mereka berasal dan tumbuh hingga mencapai titik ini. Kembali ke “rumah”, setelah sebelumnya banyak ‘bermain dan berpetualang’ di area musik yang asing dan cenderung lebih industrialis.

Namun lebih dari itu semua, secara garis besar, lagu ini berbicara tentang sebuah isu global yang cukup klise : YOUR MENTAL HEALTH MATTERS! Kesehatan mental itu penting!.

Beberapa tahun belakangan, isu kesehatan mental memang jadi sorotan banyak pihak. Hal ini memang perlu disikapi dengan serius. Sudah banyak contoh memilukan yang terjadi. Dari depresi hingga bunuh diri. Dari dunia musik, kita tentu masih ingat dengan apa yang terjadi dengan Chester Bennington, setelah itu vokalis bersuara emas Chris Cornell mengikuti jejak Chester mengakhiri hidupnya sendiri. Semua bermuara pada kesehaatan mental. Terasing di keramaian.

Single “Tumbuh Untuk Sembuh” dirilis secara digital di semua platform streaming pada bulan Januari 2022, dan akan didistribrusikan ke semua jaringan radio di seluruh Indonesia di melalui kerjasama titip edar dengan label Big Records Asia, sebuah label rekaman dan publisher dari Jakarta.