iLaika, unit alternative asal Kendari.

Rotasi Nafsu Imaji dalam Sepotong Musik

Artikel Anggitane

| Hujanmusik!, Kendari – Untuk sesaat, putaran itu membuat saya tergerak diam sejenak. Memberi kesempatan beberapa uraian mengemuka. Baik, buruk, tentang pujian, kritikan hingga umpatan. Memutus embrio ego pemicu kekerasan verbal yang marak mengelilingi kita.

Lalu teringatlah kisah “Rotasi Nafsu Imaji” besutan iLaika, talenta rock alternative Sulawesi Tenggara dalam produksi single kedua mereka.

Dirilis 12 Februari 2021 lalu, kisah “Rotasi Nafsu Imaji” tersedia dalam format single audio dan video itu memang mengusung tema kekerasan verbal. Penyampaian pesan bahwa kekerasan verbal yang sering dianggap lumrah nyatanya memberi dampak sangat serius pada korban.

Menyisir perlahan, menyimak setiap tautan dan notasi lirik yang dibunyikan. Hingga akhirnnya menemukan penggalan. “Menjatuhkan adalah hidangan pembuka, ditambahkan penyedap rasa rusaknya saraf.”

Penggalan yang menggambarkan bagaimana kekerasan verbal dapat merusak mental korban.

Begitulah, seturut bagaimana video musik “Rotasi Nafsu Imaji” mencoba mem-presentasi-kan ke-tertekan-nan, depresi dan trauma yang dialami oleh korban kekerasan verbal.

Ya..Sejak membaca judul catatan siaran pers iLaika, saya sudah menangkap pesan dan misi dari karya ini. Kampanye anti kekerasan verbal.

“Rotasi Nafsu Imaji” terbangun berkat proses kreatif segenap talenta didalamnya. Menyajikan video musik durasi 5 menit 36 detik, mulai dari ide cerita hingga penggarapan video musik dilakukan oleh iLaika sendiri.

Diproduseri oleh Rhyansyah (drum) dan sutradara Satar (bass). Sementara Yhoyonk (gitar) bertindak sebagai koreographer dan Eros (vokal) bertindak sebagai script continuity.

Sedangkan untuk proses audio mixing dan mastering dilakukan oleh Aden (gitar) dari Cave Records.

Melalui video musik yang mereka produksi, iLaika mampu meng-interpretasi-kan makna lagu menjadi kumpulan gambar yang bergerak. Band ini juga mengajak beberapa influencer Kendari untuk ikut terlibat memerankan tokoh dalam video musik “Rotasi Nafsu Imaji”.

Sebelum dirilis, iLaika melakukan pemutaran serentak single “Rotasi Nafsu Imaji” secara eksklusif di beberapa stasiun radio di Indonesia pada tanggal 10 Februari 2021.

Lantas mengudara secara resmi di berbagai platform musik digital. Khusus video musik tersedia di kanal YouTube iLaika Official sejak tanggal 12 Februari 2021.

Pada akhirnya karya ini menjadi satu dari sekian karya musisi yang dedikasi untuk keberpihakan. Jika dalam karya lain sering menemukan isu lingkungan, HAM, korupsi dan demokrasi. Kali ini kekerasan verbal.

Karya yang layak dan patut diapresiasi.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *