Terjebak Rona Romansa Pop Nadira

Terjebak Rona Romansa Pop Nadira

Artikel Anggitane

| Hujanmusik!, Samarinda – Rintik baru saja memulai perjalanannya. Menderas hujan dengan segenap derainya. Sedikit menghambat laju saya bersepeda pagi, dan memaksa menepi.

Beruntung, saya tepat berada pada warung sarapan sederhana yang tak begitu ramai.

Memesan segelas minuman hangat dan mengambil perangkat genggam, lantas memutar beberapa karya rilisan yang masuk ke HujanMusik!.

Pengamatan saya tertambat pada karya dari Samarinda.

Sebuah karya atas nama Nadira Arisanty dengan tajuk “Salahkah” meluncur manis ke pendengaran saya.

Karya perdana yang peluncurannya turut dibesut bersama kolektif WIDI, penghubung seni dan pengembang talenta audio visual dari kota yang sapiano dan bebunyian elektronik yang renyah untuk dinikmati.

Instrumen yang tak begitu mendominasi, mampu mempresentasikan kekuatan vokal Nadira Arisanty yang becorak pop, r&b, sedikit jazzy.

Saya memilih menggenapi permainan “Salahkah” sebagai pop dengan elektronik.

Jejak petualangan talenta Nadira Arisanty mudah dilacak.

Ia telah malang-melintang di ajang pencarian bakat skala nasional.

“Salahkah” menjadi wujud kegerahan Nadira untuk merilis karyanya sendiri.

Kemudian, bertemulah ia dengan WIDI, lalu memutuskan untuk bekerjasama melepas karya perdananya.

“Salahkah” menjadi memoar yang memiliki garis tipis dengan karya warna pop yang sama.

Terdengar bagaimana para kolaborator mampu menampilkan musik konsisten, minimalis namun solid.

Pada akhirnya, mereka mampu menonjolkan karakter vokal Nadira sebagaimana yang sampaikan sebelumnya.

Berawal dari kisah romansa seorang sahabat, Nadira lalu terinspirasi untuk merangkainya menjadi sebuah lagu yang terdengar dingin dan pilu. Menceritakan sebuah harapan yang belum tentu bisa terjadi atau tidak.

Merasakan penyesalan sampai akhirnya pasrah dengan harapannya sendiri. Lalu berujar untuk lebih menerima kenyataan

Secara visual, “Salahkah” dihadirkan dalam bentuk video musik. Mengambil setting lokasi di salah satu destinasi wisata lokal, Salma Shofa.

Nuansa video yang murung lagi-lagi mampu menguatkan narasi yang ditulis oleh Nadira.

Video musik “Salahkah” telah dirilis melalui kanal YouTube WIDI pada tanggal 29 Januari 2021.

Begitu juga rilisan digitalnya yang sudah tersedia di gerai musik populer.

Hujan mereda. Kembali, saya mengayuh sepeda, berkelana sembari membiarkan rona suara Nadira membayang di kepala.

Suara yang saya suka.

https://www.youtube.com/watch?v=P8fxyOT-XfA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *