Maklumat Jelajah Pop Luar Angkasa SMSR

Maklumat Jelajah Pop Luar Angkasa SMSR

Artikel Anggitane

| Hujanmusik!, Jakarta – Getaran sedang tak lagi merambat, ia telah menajamkan kepekaannya menjadi gelombang yang melintasi media transmisi seperti halnya gas, cairan atau media padat.

Suara yang ditimbulkan pun kini tak lagi mengambang, cenderung terbenam dalam fisiologi dan psikologi manusia.

Menjelma menjadi penerima gelombang membentuk persepsi otak.

Seperti halnya persepsi saya tentang SMSR, kolektif pengusung space age pop terbitan Jakarta Selatan ini.

Ini kesan saya pada suatu masa, ketika berjumpa “That Things I Do” dalam format video di akun Youtube mereka.

Balutan sound yang terkesan mengambang yang saya temukan pada “The Sentiment”, kini lebih jelas arahnya, meski sensasi melayang masih berurut, seturut dengan baris nada yang ditimbulkan.

SMSR menawarkan video klip jelajah ruang galaksi, bak astronot yang tengah menambah daya jelajah luar angkasa-nya.

Saya menikmati proses menembus atmosfer dengan mosi ilustrasi penuh warna itu.

Cara seniman Kevin Varian yang membuat gambar dan Alif Maulana yang menggerakkannya, cukup sukses menerjemahkan musik SMSR yang menjatuhkan pilihan pada subgenre pop dan easy listening.

Persis dengan musik lounge yang pernah diterbitkan para komposer dan penulis lagu Meksiko dan Amerika di era antariksa 1950-an dan 1960-an.

Menurut Kevin, proses pengerjaan video clip ini menghabiskan waktu hingga empat bulan. Banyak hal detil yang harus diperhatikan.

Karakter astronot yang ada di dalamnya juga menjadi hal yang dipikirkan dengan matang sehingga mampu membangun cerita yang bisa dinikmati oleh audience.

“(Video clip ini) bercerita tentang seseorang yang selalu penasaran dengan jalan hidup yang akan dihadapi. (Sehingga) Ia mencoba segala macam “substansi” demi mengerti jalan hidup orang lain, yang pada akhirnya dia menemukan jalan hidupnya sendiri,” ujar Kevin.

Rilisnya video musik ini melengkapi single terakhir SMSR berjudul “The Things I Do” yang telah rilis di berbagai platform streaming digital, pada Oktober tahun lalu.

Secara band kolektif, kelahiran “The Things I Do” juga memiliki makna mendalam bagi SMSR.

Single ini merupakan langkah kedua SMSR setelah kurang lebih dua tahun hiatus dari dunia permusikkan Indonesia.

SMSR yang merupakah pe-lafal-an dari Samsara itu sebelumnya telah memiliki dua buah single, “Erase Your Mind” (2017), dan “Why To Soon” (2018), juga satu EP “Milieu” (2019) yang memuat lima track lagu.

Musikalitas SMSR terbentuk berkat dukungan dan hempasan energi dari Farzad Arezoo (synthesizer/keyboards/vokal), Ardana Putra (gitar), Aryo Pradipto (gitar/vokal), Reygi Prabowo dan Muhammad Widan (drum).

Ketekunan berkarya mereka mencirikan space age pop, warna musik yang menjadi sub genre dari pop dan musik easy listening.

https://www.youtube.com/watch?v=l-PPxYH8rsE

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *