Gugatan Visual HLMN dalam “Lawan”

Gugatan Visual HLMN dalam “Lawan”

Artikel Anggitane

| HujanMusik!, Bogor – Suasana kota sedang berjibaku menahan laju. Berkutat melawan hal tak terlihat dengan segenap kekuatan. Berpijak dan memastikan semua terkendali, meski lingkar pandemi semakin buram. Antara fakta yang dibeberkan dan kebijakan yang dinarasikan. Sementara itu, sekelompok pria atas nama HLMN sedang giat menggenapkan gendam semangat perlawanan. Menggugat keadaan bahwa berdiam bukanlah pilihan, maka “Lawan” menjadi luncuran visual. Kesaksian kesekian dari album “Menolak Padam”.

Calvar Novandri terlihat meniti sebuah jalur pedestrian saat aksi memberi tanda “Menolak Padam” tengah dilangsungkan. Bersamanya ada Angga Pramana dan Reiza Jovi yang menjadi saksi bahwa suara mereka kini terwakili. Sejurus kemudian, pelaku pesan menaburi praduga dengan menunjukkan bahwa kota sedang tidak baik-baik saja. Meski demikian kehidupan harus tetap berjalan.

Video dalam durasi 4 menit lebih 4 detik itu cukup mudah ditebak arah pijak dan keberpihakan yang dituju. “Lawan” menjadi tanda kunci kedua album “Menolak Padam” rilisan Januari 2020. Narasinya cukup kuat sebagai simbol perlawanan HLMN pada keterbatasan. Bercerita tentang kerasnya hidup dan bagaimana keinginan bertahan, meloloskan diri dari segala tekanan, penolakan, pun pergunjingan.

Video musik besutan @diskovisual menampilkan HLMN dalam identitas yang sesungguhnya. Tampil apa adanya dan tanpa tipu daya. Jovi (drum), Calvar (gitar/vokal) dan Angga (bass/vokal) tampil bak kuda lokal yang mendadak liar dan menolak dijinakkan.

Begitulah HLMN yang saya kenal. Sejak kemunculannya mereka terus berderak menolak padam. Saya menduga mereka saling terkoneksi sejak nama band pengusung punk rock itu masih dalam kandungan.

Pembuktian video musik “Lawan” meneruskan kiprah angkuh atas ketidakadilan setelah “Api” maju sebagai pijakan awal.

“Lawan” adalah nomor andalan yang siap kembali membakar jalur perjuangan kolektif asal Bogor Selatan ini. Salah satu track yang diambil dari debut album mereka.

Mengusung konsep Urban dan Street Gigs dengan latar Kota Bogor menjadikan sesuatu yang berbeda dari karya HLMN sebelumnya. Melalui lagu Lawan, HLMN memberi pesan bagi siapapun untuk selalu berjuang dan percaya pada mimpinya.

Dengan beat khas Punk Rock, HLMN memberi sinyal bahwa keras kepala itu perlu ditunjukkan jika itu persoalan harga diri dan martabat persekawanan.

Video musik “Lawan” menampilkan talent Raden Hari Wijaya dengan arahan produser Hobba, penata kamera dan editor Dino, juga segenap kolektif kreatif Sapta, Irhwan, Bebe, Ozon, dan Maswan.

Lingkaran pertemanan dan kreativitas memang harus terus dijaga. Untuk segala pengusik, “Lawan” harus dikedepankan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *