Cerita Timmy Time yang Bertahan dengan “Separate”

Cerita Timmy Time yang Bertahan dengan “Separate”

Artikel Anggitane

| HujanMusik!, Bogor – Keheningan itu memulai lantaknya dengan nukilan pop penuh perasaan.

Tak lama setelahnya berteriak dengan distorsi gitar yang bermain dalam getaran metinggi.

Mengalun ramai namun tak penuh. Terdengar jelas bagaimana artikulasi yang dinyanyikan berusaha menjaga nafas pop punk.

Begitulah cara Timmy Time melepas single “Separate”. Satu dari sekian unit pop punk dari tanah Bogor.

“Separate” adalah kucuran isi kepala yang melanda tanpa henti selama proses Timmy Time bermusik.

Lalu, menjelang pengujung 2020 silam, tepat pada 1 November 2020, mereka menuntaskan proses penguatan band dengan merilis single baru.

Ini buah dari proses panjang sebelumnya setelah merekrut vokalis baru, mencipta lagu, merekam.

Timmy Time memang kehilangan vokalis utamanya pada awal 2020 lalu.

Hadirnya vokalis baru menjadi jalan tengah mengisi kekosongan yang ditinggalkan vokalis Irgi.

Kini mereka telah kuat dan siap kembali menggempur dengan idealisme pop punk ala Timmy Time.

Haldi Permana (gitar), Fahmi Fazar (gitar), Reza Ramadhan (bass), Franky Melca (keyboard) dan Sofian Hadi (drum) mendukung keberadaan Yolda Raksa Putra sebagai vokal utama mereka.

“Separate” merupakan lagu yang bercerita tentang kesedihan dan keputusasaan dalam suatu hubungan.

Cerita romantika yang dengan mudah ditebak alurnya, hubungan yang harus berakhir dengan perpisahan, karena begitu banyaknya masalah.

“Separate” merupakan lagu yang menampilkan konsep berbeda dari lagu-lagu Timmy Time sebelumnya.

Mereka mencoba untuk lebih dewasa dengan mengusung konsep musik modern rock / pop rock yang lebih soft, dengan sedikit balutan nuansa Emo di dalamnya.

Melompat dari energi saat bagaimana mereka yang saat itu berkekuatan Irgi (vokal), Fajar (gitar), Reza (bass) dan Marcell (drum). mengawali kebersamaan musik dari acara pensi sekolah.

Energi yang lebih dewasa sejak mereka terbentuk tahun 2013.

Membawakan pop punk yang sama dengan Blink-182, New Found Glory, Simple Plan atau Neck Deep sekalipun.

Setahun berdiri, Marcel mengundurkan diri dan digantikkan oleh Rahmat yang bermain drum.

Pertemanan selama 4 tahun berjalan, membuahkan album perdana tahun 2017 berjudul “Sebuah Perjalanan”.

Satu tahun berikutnya, Timmy Time merilis video musik “Diriku dan Dirinya” (2018), sekaligus menyampaikan tambahan posisi gitar yang diisi Haldi.

Sayangnya, menjelang akhir tahun 2018 Rahmat memilih hengkang.

Meski demikian, niat merilis single baru tahun 2019 berjudul “Lupakan Semua” tetap terlaksana dengan segala daya yang ada.

Setelah sekian kali gonta-ganti personil, Timmy Time terus bergerak dan menumbuhkan semangat.

Lagu “Separate” bisa jadi adalah refleksi proses suatu pertemanan mereka yang sedikit banyak berkutat dengan masalah, ego dan perbedaan.

Sampai akhirnya memutuskan tetap bertahan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *