Diam Tertikam dalam Jejak Telisik Shadow Hearts

Diam Tertikam dalam Jejak Telisik Shadow Hearts

Artikel Anggitane

| HujanMusik!, Bogor – Dini hari tengah memuai, menajamkan kisah bebas yang penuh kekerasan. Cerita-cerita bertebaran semakin liar. Seperti penantian ujung hari dalam pengamatan belakang layar. Begitulah ketika janji-janji larut dalam ketidaktahuan, makna nama dan kisah yang dibangun pun akan pupus. Saya gembira bahwa itu tak terjadi pada kolega-kolega saya. Setelah memberi kabar perihal proses untuk berkarya, meski butuh waktu hampir satu tahun lamanya, akhirnya muncul juga. Telisik yang sama untuk Shadow Hearts, nama baru Remind de Forgotten yang menjejak dengan “Diam Tertikam”.

Single baru, nama baru, dan tentu saja harapan baru bak belulang yang merindukan dedagingan. “Diam Tertikam” menjadi pemantik hidup kembalinya band yang sempat terpisah. Liriknya mencoba bercerita tentang kalutnya hidup dalam berbagai macam tekanan. Ada tekanan rasa kekalahan dan ingin mengakhiri dengan kematian selalu membayang. Pun ihwal sasana depresi yang selalu jadi kawan sejati, padahal pada satu sisi hasrat hidup masih tinggi.

Hasrat metal lokal yang nyata tak pernah padam, meski beragam kenyataan menghujam dengan berbagai kondisi. Pendewasaan personil yang terjadi dalam rentang 11 tahun pertemanan menjadi moda uji, padahal sempat memutuskan vakum pada 2009 silam.

Pilihan nama Shadow Hearts dianggap tepat untuk menggambarkan materi musik dan lirik baru dari band ini. “Diam Tertikam” menjadi sekelumit lanjutan sejak mereka berbaju Remind De Forgotten pada 2005, tahun dimana metal menunjukkan dirinya secara komunitas. Saat itu ada Rinjani Reza (vokal), Vino (bass), Faridha ‘onz’ (gitar), Firdi (gitar) dan Fahmi (drum). Sebelumnya, pada awal 2020 lalu trio Rinjani Reza, Firdi dan Fahmi sepakat membangun kembali gairah metal core mereka yang lama tertimbun. Project pertama yang mereka lakukan adalah merilis kembali beberapa lagu lama mereka secara digital. Khususnya lagu-lagu yang belum pernah diunggah di platform YouTube. Ada empat lagu lama yang mereka unggah, yaitu “Humble Heart (feat Sandra)”, “Final Factory”, “Behind This Eye”, “Windsaid”, dan “Curse”.

Gelagat metal lokal yang semakin mendapat tempat mengilhami mereka untuk serius meneruskan kembali aroma garis keras, muncul dan menunjukkan derau sebagai metal core lokal dari Kota Bogor.

“Diam Tertikam” mereka luncurkan sebagai single terusan sekaligus perdana untuk Shadow Hearts. Jejak pembuka geliat mereka kedepannya.

Berkolaborasi dengan kolega lamanya, Adef, sosok vokalis band metal core veteran Bogor bernama Life Again. Adef yang kini memilih jalan hidupnya di Bali sebagai tattoo artis merespon lagu “Diam Tertikam” dengan membuatkan logo sekaligus artwork.

Begitulah, “Diam Tertikam” menjadi klaim para personilnya sebagai pintu gerbang nama baru Shadow Hearts. Penanda lahirnya kembali semangat yang sempat tertidur tanpa mimpi, sekaligus jalan tutup pintu bagi kisah usang era Remind De Forgotton.

Untuk kali kedua, selamat terlahir kembali.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *