Substansi Halusinogen “Altered State” SATW

Substansi Halusinogen “Altered State” SATW

Artikel : Anggitane

I HujanMusik!, Jakarta – Lontaran psychedelia itu begitu memukau, menusuk kalbu dalam takaran tertentu. Berisik yang tenang. Malam itu daun jendela terlihat melambai-lambai, saya sedang alpha dan membiarkannya terbuka. Seperti kebanyakan psychedelia lainnya, lambaiannya semacam gambaran perjalanan alam sadar ke tempat yang jauh lebih tinggi, dibawah pengaruh substansi halusinogen. Seperti “Altered State” yang dibawakan Seagrass and The Waves (SATW).

Seagrass and The Waves seperti tengah memapar. Memperdengarkan lengkungan nada lagu yang mengawang-ngawang dengan sound design yang cukup rapi. Sungguh suatu perjalanan substansi yang tak selalu mulus, geberan distorsi pada gitar sangat memberikan gambaran yang tepat.

Lontaran psychedelia itu dilakukan trio pemintal musik asal Jakarta. Mereka telah berkomplot sejak 2005 dan mendasarkan musiknya pada neo psychedelia gaya Tame Impala. Viki Mohammad (gital/vokal), Aliansyah (drum) dan Yohanes (bass) mengaku terkagum-kagum dengan sosok Kevin Parker, sang raja neo psychedelia yang mencipta musik ramah di telinga para pecinta. Bahkan Tame Impala besutan Kevin Parker berkali-kali menyandang gelar album terbaik era 2010-2012an, tidak heran makin banyak band psychedelia yang terinspirasi darinya.

Simak! di HujanMusik! : “Rona Psychedelic Menghujam dari Ranu Pani Pada “Pitaloka””

Begitupun Seagrass and The Waves, satu dari sedikit pengusung genre Neo Psychedelia. Harus diakui, piliihan sound dan cara bertutur musiknya sepertinya terinspirasi dari Tame Impala dengan berbagai bumbu tambahan sebagai pembeda rasa. Racikannya cukup jelas terdengar di single perdananya yang bertajuk Altered State, 29 Mei 2020 lalu.

Setiap nada dalam lagu psychedelia memang seperti mencampurkan bias perjalanan spiritual yang mengawang. Imajinasi saya seketika melambung, bergerak mencari perwujudan bayangan yang tepat. Seperti Krisna yang tiwikrama tanpa suara. Disinilah saya temukan “Altered State” sebagaii gambaran perjalanan alam bawah sadar itu. Ia mampu membawa ke tempat yang jauh lebih tinggi, dibawah pengaruh substansi halusinogen. Kumpulan imajinasi tentang berbagai perjalanan disertai balutan suara vokal dan instrumen yang rapi bercampur distorsi gitar.

“Alterede State” pada akhirnya menjadi karya tunggal Seagrass and The Waves. Para personil merekammnya sendiri diantara fasilitas kampus SAE. dimixing sendiri Oleh Viki dan Aliansyah dan dimastering oleh Pandji Dharma dari Palm House Studio.

Untuk mereka yang senang menggawang, single “Altered State” sudah dapat didengarkan sejak 29 Mei 2020 lalu di berbagai gerai musik digital sebut saja Spotify, Apple Music, Deezer, Joox, dan lainnya.

Mari melontar bersama.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *