Riak Tenaga Pop Punk Reverie dengan EP Perdana

Riak Tenaga Pop Punk Reverie dengan EP Perdana

Artikel : Anggitane

[HujanMusik!], Surabaya – Distorsi konstan dan panjang itu terdengar bersahutan, seperti tak memberi ruang jeda logika. Sedikit memahami yang saya dengan saat itu lagu apa. Enerjik dan menggebu-gebu sebagaimana kuda pacu yang menghentak. Sebuah kumpulan instrumen dan teriakan yang disuarakan kolektif Reverie, salah satu riak tenaga punk dari ibukota provinsi ujung Pulau Jawa itu. Mereka baru saja merilis EP berjudul “Stared Hard At The Inner Voice” atau “S.H.A.T.I.V.

Setelah melempar single perkenalan “Feit” sekira 12 bulan yang lalu, Reverie akhirnya benar-benar menunjuk bahwa mereka tak berhenti pada satu single saja. Awal Mei, disaat dunia sedang tenang-tenangnya adaptasi dengan pandemi, mereka melepas molotov mini album. Judul singkat “SHATIV” dipilih untuk memudahkan literasi kumpulan karya pop punk/emotive punk mereka.

Simak! di HujanMusik! : “Reverie dan Tanda-Tanda Petaka dalam Ego Orang Tua”

“SHATIV” sendiri berarti melihat tajam ke dalam. Pihak band memberi tanda kesimpulan melihat kedalam batin. Pengertian yang bisa diambil dari melihat kedalam batin itu bisa ditelusuri dan dijelaskan dalam 5 lagu yang ada didalam E.P. Ada penjelasan seputar sakit hati, kebencian, kerinduan, maupun semangat untuk berjuang untuk hidup. Cerita pada lagu lagu itu umumnya merupakan kisah nyata personil Reverie dan ada sebagian merupakan cerita fiksi.

“Pada tahap pembuatan E.P kami ini, ke lima lagu itu dibuat oleh seluruh personil, dan untuk lyric sepenuh nya di buat oleh voc kami (Rizal) dan memakan waktu yang cukup lama, dan pada proses rekaman memakan waktu hingga 1 bulanan, tetapi kami puas dengan semua ide dan impian kami dapat di tuangkan ke dalam E.P “Stared Hard At The Inner Voice” ini,” tulis pihak band kepada HujanMusik!.

Sebagai pengenal, saya menyimak “Best Linear Unbiased Estimator (B.L.U.E)”. Meski tak paham karena artikulasi teriakan vokal yang tertutup musik yang berhamburan. Saya suka dengan energinya. Seturut dengan “Stepwise”, “Arima”, “Distance” dan single perdana “Feit”. Emosinya seperti mengingatkan saya saat-saat berjumpa “Still Waiting”-nya Sum41.

Reverie yang kini berkekuatan Panji (drum), Pras (gitar), Alwan (gitar), Rizal (vocal), Huncay (bass) adalah band PopPunk/Emotive Punk yang berasal dari Surabaya. Penamaan yang bermakna sebuah lamunan atau pemikiran yang dapat dituangkan ke dalam karya lagu. Pendeknya, ada makna dan narasi perasaan yang ingin di sampaikan oleh Reverie kepada pendengar. Mereka ingin membedakan karakter Pop Punk bawaannya dengan band Pop Punk lain, yaitu membawakan musik pop punk dalam tone kesedihan.

Keseluruhan lagu dalam EP “SHATIV” ditulis Rizal, Panji, Alwan, Huncay dan Pras. Sementara proses rekaman dibantu produser Reza Risky. EP yang rilis secara digital sejak awal Mei 2020 itu juga menempatkan nama Arif Rahman sebagai seniman artwork album Reverie.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *