Sirat Memahami Diri Sang Prasiwan

Sirat Memahami Diri Sang Prasiwan

Artikel : Anggitane

| HujanMusik!, Surabaya – Kerling langit sedang mengejap, menitip curahan rindunya dalam bentuk hujan. Derainya begitu menghimpun dan memberi ujar, bahwa langit sedang tak main-main memahami diri. Meneduhkan segala yang panas dan menenangkan segala yang bergejolak. Seperti asa saya yang hari itu, mengendurkan semangat berdikari pangan kebun karena derasnya permintaan menutup kebun. Memahami bahwa landasan nafsu tak pernah layak berhadapan dengan kedewasaan bertindak. Seturut memahami diri yang disiratkan Prasiwan dalam single keempatnya.

‘Memahami Diri’ adalah single ke-4 Prasiwan yang rilis pada 7 Juni 2020 lalu. Berbeda dengan single sebelumnya, “Memahami Diri” memiliki kedalaman instrumen yang lebih luas. Saya seperti hendak dibawa melayang dengan iringan keyboard dan keramahan violin diantara jalan terang petikan gitar Prasiwan. Rambu-rambu pada tutur vokal menguatkan kisah single ini dibuat.

Simak! di HujanMusik! : “Bias Sang Pelangi untuk Single Folk Pop Ketiga Prasiwan”

Sebuah lagu yang tercipta pada masa karantina yang penuh waktu untuk merenung. Sampai disini Prasiwan mengajak pendengar untuk berdamai dengan diri sendiri, lantas merilis lagu baru berjudul “Memahami Diri”. Lagu ini menceritakan tentang perjalanan seseorang menemukan kedamaian dengan introspeksi diri.

Dari sini saya paham, mengapa melodi yang tercipta sengaja dibuat demikian. Ada niat baik untuk membantu membangun mood pendengar saat intropeksi. Justru kesan upbeat yang tak biasa yang mengemuka jika dibandingkan dengan single-single sebelumnya. Titik nada yang sengaja dibuat untuk membangkitkan semangat pendengar dari keterpurukan atas pikirannya sendiri.

‘Memahami Diri’ dibuat oleh Prasiwan selaku penyanyi dan penulis lagu berdasarkan pengalaman pribadi tentang menemukan ketenangan dengan cara memahami dirinya lebih dalam. Prasiwan selaku penulis berharap rilisannya kali ini akan semakin menjangkau banyak orang untuk sadar, bahwa kebahagiaan dan ketenangan dimulai dari diri sendiri.

Alunan lagu ini juga dirancang khusus untuk membantu pendengar untuk merenung, menggali dirinya lebih dalam, intropeksi, dan membangkitkan pendengar dari pikiran negatif yang membelenggu hingga akhirnya menemukan ketenangan dari penerimaan atas diri sendiri.

Sampai dengan perilisan lagu, baik divisi instrumen dan proses perekaman lagunya, Prasiwan dibantu the ‘Sons’, dan iringan keyboard Savira, serta violin dari Rama.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *