Endah N Rhesa Merayakan Waktu yang Berjalan Lambat dengan “Ssslow”

Endah N Rhesa Merayakan Waktu yang Berjalan Lambat dengan “Ssslow”

Artikel : Rizza Hujan

[HujanMusik!], Pamulang – Ingatan itu datang secara samar, kala Maliq & D’Essential menggelar konser minimalis di sebuah resto di bilangan Batu Tulis medio 2010 silam. Saya yang waktu itu tergabung dengan satu majalah Wisata dan Gaya Hidup bersemangat menyambut kedatangan Indah dan kolega. Jika tidak salah mengingat, Maliq & D’Essential naik panggung pukul delapan malam, dan mereka berhasil tampil bertenaga. Saya puas menyaksikan penampilan apik nan enerjik malam itu. Selain Maliq, ada satu nama lain yang saya tunggu waktu itu, Endah N Rhesa. Berawal dari perkenalan melalui Youtube saat duo asal Pamulang ini memamerkan bermain gitar dan bass di depan Nina Tamam dan penyiar Hard Rock FM, rasa kagum itu merambat di relung paling dalam. Bukan hanya karena mereka piawai bermain musik tapi karena lagu-lagunya mudah dicerna dan dinikmati. Setelah cukup lama berkontemplasi, mereka kembali merilis satu single bertajuk “Ssslow”, tepatnya di bulan Mei 2020 lalu.

Kabarnya, lagu ini lahir secara spontan dan iseng saat mengisi waktu di rumah. Rekaman pun begitu santai sambil bercengkrama menunggu waktu sahur di pertengahan bulan Ramadan. Semua dilakukan tanpa pretensius karena Endah N Rhesa memang hanya ingin bersenang-senang. Lihat saja video musik yang sudah rilis di kanal youtube mereka. Video direkam dan digarap berdua saja di rumah, properti video menggunakan apapun yang ada, seakan mencerminkan bahwa suka atau tidak suka dengan kondisi ini toh mereka akan selalu berusaha menjalaninya dengan optimisme dan jenaka.

“Ini adalah kegiatan yang fun. Kami begitu menikmati saat menggarap lagu ini baik audio dan visualnya. Kami sering tertawa sendiri sepanjang prosesnya.”, ujar Endah.

Simak! di HujanMusik! : “Rindu Patah Hati Ujung Nada Endah N Rhesa”

Tidak jauh berbeda dengan karya sebelumnya, “Ssslow” bertempo pelan dengan petikan gitar yang mendominasi. Vokal melengking Endah bersenandung pelan penuh perasaan disertai belaian halus bass Rhesa menjadikan satu komposisi yang indah untuk didengar. Walau pelan tapi suara wanita berkacamata khas ini tetap menusuk langsung ke perasaan. Bukti bahwa mereka sangat menikmati proses mencipta “Ssslow”.

Sejatinya, lagu “Ssslow” merupakan curahan hati Endah N Rhesa tentang kondisi saat ini. Selama pandemi Covid-19, banyak hal yang berubah bagi mereka. Panggung banyak tertunda, kegiatan interaksi dan pertemuan dialihkan secara daring, tidak lagi beraktivitas di luar rumah sesering biasanya. Mereka merasa bahwa waktu berjalan lebih lambat dari biasanya. Untuk merayakannya, Endah N Rhesa merilis lagu ini dengan sebuah video musik yang sudah bisa ditonton di kanal youtube Endah N Rhesa dan segera hadir di layanan streaming musik digital. “Ssslow” juga menjadi bentuk apresiasi Endah N Rhesa terhadap lagu-lagu dari berbagai jaman yang mereka sukai.

“Di masa pandemi seperti ini akhirnya kami jadi teringat lagi lagu-lagu yang kami dengar dan mainkan dahulu. Lagu yang punya kenangan, populer pada jamannya, lagu dengan kisah yang melekat seperti film atau kejadian apapun. Dengan banyaknya waktu di rumah, selain mencoba hal baru ternyata bisa juga membangkitkan nostalgia.”, ujar Rhesa.

Endah N Rhesa adalah musisi pasangan suami istri yang berdomisili di Pamulang, Tangerang Selatan, yang sudah berkarir di dunia musik sejak tahun 2004. Mereka sudah menghasilkan 5 album studio penuh, beberapa mini album, dan banyak single yang diproduksi sendiri maupun kolaborasi. Awal tahun 2020, mereka merilis buku “I’m All Ear’s” yang ditulis oleh Eko Wustuk menceritakan perjalanan karir mereka.

Setiap peristiwa sudah termaktub dalam buku besar yang mengisyaratkan bahwa setiap kesah harus tetap disertai rasa syukur. Seperti Endah N Rhesa yang tetap santai dan berkarya sebagai perayaan dari sesuatu yang normalnya jadi bahan keluhan. Menyitir sebuah kutipan dari penyair Joko Pinurbo, “Kurang atau lebih, setiap rezeki perlu dirayakan dengan secangkir kopi”. Dan “Ssslow” adalah manifestasi rezeki untuk kita resapi bersama secangkir kopi.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *