Littlefingers, Jazz Anak Muda “Ready Player One”

Littlefingers, Jazz Anak Muda “Ready Player One”

Artikel : Johanes Jenito

[HujanMusik!], Jakarta – Anak muda dan musik jazz konon tak seakrab hubungan anak muda dan musik pop. Kerap kali jazz dianggap tua dan memusingkan. Sementara pop lebih funky dan keren. Miles Davis itu kuno. BTS dan Blackpink cermin masa kini. Sedikit yang menunjuk jazz adalah anak muda.

Anggapan di atas tak berlaku bagi Littlefingers. Chika Olivia (keyboard) Tjdika (bass) dan David Halim (drum) justru menjadi keren karena memainkan jazz. Ketiga anak muda Jakarta ini mengawali karir kolektifnya sejak akhir 2019. Mereka melaju di jalur elektronik jazz.

Hingga pertengahan tahun 2020, trio ini telah merilis dua buah single. Yang terakhir berjudul “Ready Player One”, instrumental yang dikemas dengan bebunyian synthesizer ala 90-an. Lagu ini sekuel cerita dari single pertama “Can Good Things Last Forever?” yang rilis Januari 2020.

Atmosfer musik “Ready Player One” adalah nostalgia pada bebunyian game-console 8-bit. Olahan bunyi-bunyian Nintendo, PS1, maupun Sega mewarnai disana-sini.

Simak di HujanMusik! : “Karya Jujur Jazzy Don Vitto untuk “Aku Tetap Begini””

Departmen melodi dikawal oleh permainan jemari Chika. Hasilnya adalah melodi yang catchy dan bunyi vocoder eklektik dari masa lalu.

Pada tengah lagu masuklah sayatan gitar-solo nan intens. Nathania Jualim yang memainkannya. Gitaris perempuan muda asal Bandung ini didapuk sebagai bintang tamu. Nathania telah dikenal dalam karya-karya Erwin Gutawa, Tulus, Echa Soemantri, dan Catur Rupa bersama Rayendra Sunito, Ibrani Pandean, serta Fajar Adi Nugroho.

Trio Littlefingers dan Nathania memilih merekam “Ready Player One” secara live, sebagaimana lazim dilakukan para musisi jazz. Mereka ingin para pendengar merasakan interaksi dan emosi yang lebih intim saat rekaman berlangsung live. Ada ekspresi spontanitas disana.

“Ready Player One” diproduseri oleh alumni Berklee College of Music di Manhattan, Yoga Bagaspati. Single ini telah tersedia di berbagai layanan pemutar musik digital maya sejak pertengahan Mei 2020.

Meski Littlefingers belum genap setahun berkarya, trio personilnya bukanlah anak-bawang di industri musik tanah air. Chika telah memencet papan kunci bersama Andien Aisyah dan Reza Artamevia, Tjdika unjuk permainan bass bersama Ify Alyssa dan Nathania Jualim. Sementara Ardhito Pramono dan Nial Djuliarso telah merasakan gebukan ritmis David.

Miles Davis memang telah pergi 28 September 1991 yang lalu. Tapi jazz tak pernah tua dan berlalu. Littlefingers sedang melaju. Di tengah BTS dan Blackpink yang menyerbu.

.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *