Pengembaraan Rock Antar Kota Shankara

Pengembaraan Rock Antar Kota Shankara

 

Artikel : Anggitane

 

[HujanMusik!], Tangerang Selatan – Suatu ketika lamunan rock saya tengah mengemuka, meniti ulang ingatan berapa kota yang sudah saya singgahi. Menghitung kembali seberapa manfaat saya pada mereka, kota-kota yang menerima dan melayani aneka persinggahan saya. Hmmm, tak banyak. Hanya kota itu, itu dan itu saja. Sekedar pelancong bisnis tanpa jejak mendalam, tak banyak ikatan apalagi peran. Tak seperti Shankara yang mengisahkan pengembaraan antar kota mereka secara rock dalam “Town to Town”.

“Town to Town” dikisahkan sebagai lagu pembuka, awal kisah pengembaraan Shankara dari Tangerang Selatan menuju pemberhentian-pemberhentian yang tak tergantikan. Sebuah awal dari perjalanan yang akan terus dilakukan tanpa perlu dipertanyakan.

Lagu yang bertutur tentang kisah pengembaraan yang dilakukan oleh Shankara, demi berdamai dengan diri, menikmati guliran waktu, menghargai dan memaknai segala sesuatu yang ia jumpai. Berusaha untuk meninggalkan kehidupan yang telah lalu dan berharap menemukan makna di tempat (diri) yang lain agar dapat menemukan peristirahatan yang tenang.

Makna lugas yang berusaha men-citra-kan sebuah pengembaraan untuk mencari nilai dari sebuah makna yang telah lama hilang. Hasil dari proses keras diantara sekian banyaknya kemungkinan yang dapat terjadi dalam sebuah proses pengembaraan. Shankara datang dan pergi, menempuh jarak dan waktu untuk memastikan sebuah keyakinan yang ia yakini akan ia temukan dalam pengembaraan ini.

Ada alasan tertentu yang membuat Ruby Prawira Negara (gitar), Rizky Pramadani (vokal & bass), Raihan Azhara Azed (gitar) memilih nama Shankara. Secara harfiah nama ini menjadikan mereka sebagai sosok pengembara, pembawa kebahagiaan. Mengembara, menuju sudut-sudut waktu yang tersebar luas untuk menyampaikan nilai-nilai yang terkandung dalam pesannya.

 

Simak di HujanMusik! : “Rasa Cinta Selaras yang Tertuang dalam “Admiring””

 

Shankara sebagai Lakon Pengembara kemudian menjadi sudut pandang pertama yang mengisahkan kisahnya sendiri, hidup dari cerita dan perjalanan. Dimulai dari sejak pembentukannya dengan nuansa ‘Rock’ pada 2019 di Pamulang, Tangerang Selatan.

Lalu, pada awal tahun 2020, Shankara ingin membagikan kisah pengembaraan melalui senandung yang didampingi empat buah alat musik pengiring, sebagai medium yang digunakan untuk mengisahkan pengembaraan Shankara. Sungguh senang bila kami diizinkan untuk singgah dan berbagi kisah dalam pengembaraan ini. “Town to Town”

Lirik pada lagu “Town to Town” bertutur bagaimana sang Shankara mendapati sebuah keadaan yang tak terkendali dalam hidupnya dan memutuskan untuk menghilang sebagai bentuk pengasingan diri.

Hingga akhirnya ia menemukan satu titik rendah, dimana Shankara memutuskan untuk melakukan pengembaraan dan mencari arti yang selama ini telah hilang. Sesuatu yang seharusnya menjadi sebuah akhir dan dapat diyakini.

“Town to Town” dihantarkan dengan bungkusan alunan musik Rock sebagai perantara tersirat. Kulminasi penyampaian kisah yang tersurat dalam lirik lagu “Town to Town”.

Rasa-rasanya tak perlu kalimat pengantar tambahan untuk mengulas “Town to Town”. Cukup dengarkan dan lanjutkan pengembaraan, sementara saya masih berhitung bakti apa yang sudah saya berikan untuk kota yang saya tinggali.

….

One thought on “Pengembaraan Rock Antar Kota Shankara

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *