“Bersama” Proyek Solo Octavianus Triangga

“Bersama” Proyek Solo Octavianus Triangga

 

Artikel : Anggitane

 

[HujanMusik!], Malang – Untuk pelaku dan penikmat musik di Kota Malang, nama Octavianus Triangga barangkali tak asing untuk mereka. Musisi yang kerap mencatatkan namanya dibalik kisah-kisah karya musik semacam Christabel Annora, Sal Priadi, Nicolas Mora, Oneding, dan masih banyak lagi. Faktanya Octavianus Triangga memang banyak terlibat sebagai kolaborator, season player, hingga komposer di balik beberapa nama tersebut diatas. Kini Octavianus Triangga mencoba menemukan sisi tampilan personalnya dengan proyek solo “Bersama”.

Motivasi dari orang-orang terkasih serta rekan musisi-lah yang mendorong pria dengan sapaan akrab Kuro ini. Bertekad menjajal peruntungan sebagai solois dengan menelurkan single debut berjudul “Bersama”. Single yang secara resmi dilepas pada 10 April 2020 lalu di berbagai gerai streaming digital.

Melalui “Bersama” Octavianus Triangga menebar talenta musiknya dengan meracik sebuah komposisi lagu yang berisikan kehangatan momen bersama yang kerap ia temukan di berbagai sudut kota Malang.

“Lagu ini menceritakan tentang kebersamaan. Baik itu dengan keluarga, rekan kerja, atau teman yang mungkin sudah jarang bisa ditemui. Nggak ada yang lebih menyegarkan selain berbagi cerita dengan rekan sejawat,terus dapat insight baru, dan kembali melanjutkan kehidupan masing-masing,” ujar musisi berkacamata ini, seperti dituliskannya untuk HujanMusik!.

 

Simak di HujanMusik! : “Pandemi, Fajar Sandy dan “Kembali Ke Rumah””

 

Ia mengaku sedikit kesulitan ketika proses membuat single “Bersama” terutama di bagian penulisan lirik dan olah vokal. Melodi yang ia bangun sendiri harus terkendala pada urusan penulisan lirik yang sempat macet. “Sampai harus curhat ke Ista (red: Christabel Annora) dan akhirnya dibantu brainstorming. Yang paling sulit menurut saya proses olah vokalnya, karena saya bukan seorang penyanyi beneran. Tapi beruntung punya teman guru vokal yaitu Lourdy Nico yang jadi vocal director dalam single ini,” tukas Octavianus Triangga.

Selain dua sosok yang telah ia sebutkan, musisi lain yang ia libatkan dalam pembuatan “Bersama” antara lain Bambang Iswanto dari Nero Studio dan Stefanus Adi Nugroho.

Mendengar karya solo Octavianus Triangga, saya seperti ditunjukkan bahwa progresi chord yang susah atau riff-riff gitar yang rumit tidak dibutuhkan sepanjang sajian utamanya bisa dinikmati dalam “Bersama”. Seturut dengan pengakuan musisi penciptanya, nada-nada yang ia ramu banyak terinspirasi musik pop-rock 90-an dengan referensi musik mulai dari Sting, Matchbox 20, hingga Dewa 19.

Format band secara penuh juga menjadi kejutan dari pria yang biasa akrab dengan instrumen bass dan cello ini.

Diluar ruh inti dari musiknya, karya Octavianus Triangga rasa-rasanya pas dengan kebijakan pemerintah untuk mengimbau para warga untuk karantina mandiri, momen yang justru jadi pengingat kalau bersama orang terkasih selama ini tidak boleh disia-siakan. “Saat ini kita dituntut untuk lebih dekat dengan sekitar kita yang paling dekat. Yang di rumah kumpul dengan keluarga. Yang di kosan coba kalau selama ini cuek-cuekan sama tetangganya, mulai diajakin ngobrol,” imbuhnya.

“Bersama” bisa dinikmati sembari mengikat tali siaturrahmi dengan sesama di gerai digital favoritmu seperti Spotify, Apple Music, dan Youtube.

….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *