Jejak Musik Muda Farrel Hilal Ramadhan

Jejak Musik Muda Farrel Hilal Ramadhan

Artikel : Anggitane

[HujanMusik!], Jakarta – Penyanyi muda itu tak ragu melontarkan kata-kata berbalut nada. Menguap dan berbuncahan dengan aneka bebunyian yang saya kenali sebagai panggilan R&B. Buliran nada dan kata yang tampaknya disiapkan dengan cukup matang, nyaris tak percaya jika ini dibawakan penyanyi muda usia yang belum genap mencapai 20 tahun. Ia adalah Farrel Hilal Ramadhan, talenta yang siap meninggalkan jejak musik muda di nusantara.

Farrel Hilal Ramadhan atau yang dikenal dengan Farrel Hilal, adalah seorang penyanyi muda yang baru saja merilis single terbaru berjudul “Stargazing”. Meneruskan jejak sebelumnya dengan merilis satu single bernuansa pop-ish pada 2017 berjudul “Percayalah” dan “Never Asked For” pada 2019. Kini dalam suasana berbeda Farrel menghadirkan musik yang lebih menggambarkan idealisme musiknya sendiri, yaitu musik yang kuat dengan pengaruh R&B.

Simak di HujanMusik! : “Lambaian R&B Kedua KRLY dengan “Gone Away””

Tumbuh dilingkaran talenta yang tak jauh dari musik, Farrel pernah berkolaborasi dengan pamannya sendiri Barry Likumahuwa pada single berjudul “Never Asked For” (BeatLuz Music, 2019). Lantas ia menajamkan ketertarikan lebih pada musik-musik R&B, Neo-Soul dan apa yang banyak dikenal dengan istilah lo-fi atau bedroom music. Sederet nama seperti Mac Ayers, Bruno Major, Musiq Soulchild, Daniel Caesar adalah para musisi yang menjadi influence terbesar baginya.

Uraian kata yang ia libatkan dalam “Stargazing” seperti menunjukkan kematangan musiknya, meski memilih tema khas remaja dan manusia muda usia pada umumnya.

““Stargazing” bercerita tentang sepasang kekasih yang sedang bertengkar, sampai di suatu malam bertemu dibawah bintang bintang dan bersyukur menikmati alam indah karya yang Maha Kuasa,” jelas farrel, seperti ditulisnya kepada HujanMusik!.

“Stargazing” ditulis pada saat Farrel sedang berdiam diri di kamar sambil menatap “Tumblr light” miliknya, yang mengingatkan pada bintang bintang di langit dan menginspirasi dirinya untuk menulis lagu tersebut.

Komposisi, lirik dan aransemen dasarnya dikerjakan sendiri oleh Farrel. Barry Likumahuwa & Dimas Pradipta hadir sebagai produser untuk memberi sentuhan akhir pemanis bagi lagu ini, serta menambahkan elemen pada drum programming dan tentunya bass lines groovy yang direkam oleh Barry.

“Stargazing” direkam di Sum it Studio, Jakarta, mixing dan mastering dikerjakan oleh produser/drummer sekaligus sound designer Dimas Pradipta, diproduseri oleh BeatLuz Music.

Semoga ia tetap menggenggam mimpinya menuju puncak. Jaga kesehatan dan salam musik Indonesia.

.

One thought on “Jejak Musik Muda Farrel Hilal Ramadhan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *