Rangkaian Semangat Pop Punk Revilme

Rangkaian Semangat Pop Punk Revilme

 

Artikel : Anggitane

 

[HujanMusik!], Bogor – Asa itu bergumam menentukan jalur, mengoyak imunitas dan membuat stigma. Akibatnya saya harus bertahan dalam jangka minimal 14 hari. Tepat setelah mendarat dan kembali pada sebuah tempat bernama rumah.

Ah..semua gara-gara pandemi. Hari-hari terasa repetisi tanpa solusi. Dinamika bertahan dalam rumah mau tak mau kami bungkus atas nama kerja WFH (work from home) . Naga-naganya akhir pekan pun menjadi hilang makna. Tak ada konser yang bisa diikuti, tak ada musisi yang bisa dijumpai.

Sementara pengelola negeri sibuk antisipasi pandemi, kami yang jelata seperti disuguhi “Drama Basi” yang harus kita maklumi. Silang sengkarut kebijakan yang membingungkan.

Ya sudahlah, kita terima saja. Ambil sisi positifnya, toh dengan begini saya ada waktu membuka diktat, menelisik kembali catatan musik yang harus dituliskan. Kali ini menemui pemilik lagu “Drama Basi”, unit pop punk Cileungsi Bogor, Revilme.

 

Simak di HujanMusik! : “Debut Energi Pop Punk Claps Hand Bersama EP “Sapiens”

 

Menemui mereka seperti menemukan bab yang hilang. Catatan album penting untuk band yang berdiri pada 2014 itu telah terdeteksi pada Juli 2019. Menyembul muncul nir keterangan.

Sekian bulan kemudian barulah jejak itu terurai berkat kerja-kerja media sosial.

Revilme sejak dibentuk oleh 4 personilnya memang sengaja memilih pop punk sebagai jalan musik. Pandy (vokal), Ardi (bass), Sansan (gitar) dan Jony (drum) melimpahkan energinya demi memastikan Revilme tetap berdiri dan berkarya. Menjaga asa meski banyak perubahan yang terjadi, seiring berjalannya waktu.

Mendasarkan kiblat kiprah pop punk-nya pada blink 182, menjelaskan bagaimana pop rock ringan dengan semangat punk tersemat dalam rilisan mereka. Dari awal berkarya sampai saat ini Revilme telah mengoleksi 7 buah lagu yang lampiran musiknya bisa dilihat platform musik digital.

Selain “Drama Basi”, karya-karya seperti “Air Mata Bendera”, ” Cerita Akhir Teman”, “Kenangan”, “Merangkai Bahagia”, “Isni” dan “Perjalanan Waktu”, mengisi album self title mereka sejak 2019 lalu.

Koleksi musikalitas mereka bisa disimak di Youtube, reverbnation, dan juga soundcloud.

….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *