Musisi Lima Kota, Bersatu Lawan Corona

Musisi Lima Kota, Bersatu Lawan Corona

 

Artikel : Anggitane

 

[HujanMusik!], Bogor – Pagi menepikan senyum, menanggalkan kegembiraan dan optimisme dan menggantikannya dengan gelisah berbalut gelagat kurang baik. Niat berkeringat harus urung atas nama keselamatan lingkungan. Semua trlihat serba tergesa dan dalam ketidakpastian, tepat begitu kebijakan aktivitas dari rumah diberlakukan. Tak ada pilihan, membangkang pun tak ada untungnya. Saya dan banyak teman lainnya mesti menunda menikmati hajatan musik langsung dari venue-nya.

Corona menjadi jarak non astral untuk kami dan rekan-rekan pekerja seni pertunjukan. Semua tersebab dari pembatasan wilayah demi memutus rantai pandemi yang semakin hari menunjukan angka korban serius. Bahkan kami yang terlanjur di luar dan dalam masa lepas dari perjalanan diminta segera pulang dan memenuhi anjuran diam di rumah dalam rentang waktu minimal 14 hari.

Begitulah semua bermula, aksi saling hibur lewat berbagai atraksi media sosial sedikit menumbuh harap dan menyingkirkan ragu. Pun para musisi, tak berdiam dan turut ambil bagian. Bergerak dari rumah masing-masing, berkolaborasi secara daring demi menumbuhkan semangat melawan pandemi Corona.
Sama halnya dengan yang dilakukan Arief (Blingsatan), Bulux (Superglad/Kausa), Buux (Turtles Jr), Eka (SID) dan Ozomz (Topi Jerami).

Bermula dari tantangan Jamming dalam rumah saat pandemi Corona melanda. Arief menganggapinya dengan mengagas untuk membuat sebuah lagu dalam durasi 1 menit. Durasi terbatas sebagaimana durasi maksimal untung mengunggah video pada kanal Instagram.

Kemudian, Arief yang tinggal di Surabaya mencari teman dekat di kota yang berbeda, dan terhubunglah dengan Bulux yang berada di Jakarta untuk memintanya membuatkan sebuah riff gitar. Lantas Arief menambahkan isian Vokal berikut Liriknya.

Untuk mengisi bagian-bagian instrument yang lain, mereka mengajak Buux dari Bandung mengisi Gitar 2, Eka dari Bali mengisi Gitar Bass dan Ozomz dari Bogor untuk mengisi bagian Drum.

Mereka berpacu selama 3 hari untuk menyelesaikan lagu yang diberi judul “Sampai Kita Berjumpa Lagi”. Sebuah harapan bersama yg membuat kita berfikir “positif” yakin badai ini pasti akan berlalu dan kita akan berkumpul bersama kembali.

Sebuah pesan positif yang dijalankan secara spontan dan semangat untuk bangkit. Corona memang sedang melanda, bijak dan cerdas perlu dipahami bersama.

Jangan terlena, kita lawan Corona.

 

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

 

A post shared by arief (@arief_blingsatan) on

….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *