Sebuah Hempasan Hardcore Malang Bernama Sharkbite

Sebuah Hempasan Hardcore Malang Bernama Sharkbite

 

Artikel : Anggitane

 

[HujanMusik!], Malang – Riuh berdesing tak berkesudahan, seperti peluru dari sebuah senapan otomatis yang membabi buta. Menerjang gelombang kemalasan pagi yang sembarnya memaksa bergerak melawan kemalasan atau menghindar menjadi pelarian. Berhamburan bak adegan sinema tanpa jagoan.

Penghambur energi itu bernama Sharkbite, menerjangkan hardcore dengan muatan konsitensi. Kolektif musik keras Malang yang memilih melontarkan karyanya bertajuk “Shallow Proof” dibandingkan provokasi kabar bohong.

Sebuah single terbaru yang diambil dari album penuh Sharkbite. Dirilis dalam bentuk digital melalui Collab Asia dan Disaster Records. Kini terjangan “Shallow Proof” sudah bisa didengarkan melalui kanal musik digital seperti Spotify, Apple Music, Youtube Music, dan kanal-kanal musik umum lainnya.

Adalah Rizky Ananda Arif (vokal), Paschalis Dion Prilihananto (gitar), Santonio August Suryo (bass), dan Bogi Satyagama (drum). Empat sekawan yang mengungkapkan bahwa “Shallow Proof” merupakan cuplikan narasi tentang fenomena omong kosong di lingkungan sekitar yang membawa dampak negatif pada kehidupan.

“Inspirasinya diambil dari pengalaman personal, tapi kemudian ditarik dari sudut pandang band yang akhirnya dituangkan pada single ini,” jelas pihak band Sharkbite, seperti dituliskan untuk HujanMusik!.

Mengawali karir pada tahun 2009, nama mereka terinspirasi dari sebuah insiden di pesisir pantai Amerika bagian barat. Band ini sedang dalam proses untuk penggarapan materi album penuh kedua mereka yang rencananya akan dirilis di tahun 2020.

Simak di HujanMusik! : The Moses Purpose Rilis Mini Album Daur Ulang Terakhir

Sharkbite sejatinya telah merilis 1 album penuh “Ths Reality” pada 2012 dan 1 EP “Future is Bleak” pada 2018. Kedua paket karya musik itu mereka buat sebagai sarana mencurahkan bahwa isu-isu negatif tentang mereka akan selalu ada. Justru mereka menjadikannya motivasi untuk berkarya dan menganggap isu miring itu ada sebagai bentuk rasa peduli.

“Shallow Proof” merupakan tajuk musik kali pertama Sharkbite menelurkan rilisan di bawah naungan Disaster Records. Sebuah label rekaman yang memiliki afiliasi dengan clothing brand terkemuka, Maternal Disaster.

Semua bermula ketika bekal dokumentasi showcase “Living by The Proof” yang dibawa executive producer Sharkbite yakni Rizky Sandiaribaya (owner Distortionmerch & Gr8day Music), menjajaki kerjasama dengan pihak Disaster Records yang kemudian mendapat sambutan positif.

Kerja sama keduanya pun berlanjut hingga peluncuran single “Shallow Proof” keruang dengar penikmat musik tanah air.

Sebuah proses yang baik jika menilik lebih jauh rilisan-rilisan terbaru dari Sharkbite ini, tema dan eksplorasi musik mereka kini lebih luas. Sebuah adaptasi menebas era saat ini. “Kami mulai memikirkan range audience, pushing capacity personil plus tim produksi, serta balancing quantity dan quality dalam segi musik. Singkatnya, kami ingin menjangkau tidak hanya penikmat musik hardcore saja,” lanjut Sharkbite.

Tidak hanya diirlis sebagai single saja, “Shallow Proof” juga turut disebarkan melalui visualisasi dalam bentuk video klip.

Terus bergetar Sharkbite

….

One thought on “Sebuah Hempasan Hardcore Malang Bernama Sharkbite

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *