Senandung Rindu Sahabat Semut Semut Merayap

Senandung Rindu Sahabat Semut Semut Merayap

Semut Semut Merayap, unit ska Kediri rilis single tentang persahabatan. Foto : dok.SSM

Artikel : Anggitane

[HujanMusik!], Kediri – Ketukan nada dan irama itu mengalir dengan dominan, memaksa untuk menggerakkan persendian yang mulai kaku. Tak terhitung berapa banyak jari saya mengetuk-ngetuk meja mengikutinya. Seperti remaja tersipu disapa pujaannya, namun enggan menanggapinya. Lantas bersenandung rindu dan berharap mengulanginya. Sama halnya ketika “Senandung Rindu” rona Jamaica menggema pada perangkat pemtar musik saya.

“Senandung Rindu” bersuara dari kawasan bagian timur pulau Jawa. Dibawakan oleh kolektif ska asal Kota Kediri bernama Semut Semut Merayap (SSM) sebagai perwujudan cinta kedua setelah sukses dengan single “Kediriku”. Diskografi kedua yang dirilis pada 22 Februari 2020 lengkap dengan video klip animasinya.

Jika “Kediriku” berkisah tentang kerinduan akan kota halaman, maka “Senandung Rindu” berbicara tentang persahabatan antar manusia. Sebagai band yang memilih Jamaican sound, khususnya ska sebagai jalan bermusik, persahabatan dan solidaritas adalah semangat inti dari mereka semua.

Terbentuk sejak masa-masa belia SMA tahun 2012, SSM mendasarkan kekuatan bermusiknya dalam lingkar pertemanan Ferdi Agusta (drum), M. Ilham (perkusi), Putra Trianggara alias “Penyu” (kibor), Erfan W.T. (gitar), Denis Prasetyawan (gitar), Arif Eka Darmawan (bass), Vicenza Farriel (trombone), Doniyuneki (saxophone), Ajie Kaafi (trumpet), dan Afrizal Ahsan Bimbim (vokal).

Modal besar yang membawa mereka mampu menelurkan single “Sekawan Bersama” dan “Kediriku”, lantas menyusul “Senandung Rindu”. Single terbaru dari SSM yang menceritakan tentang kerinduan sebuah persahabatan. Dimana dalam hubungan ini terjalin sebuah solidaritas yang sangat erat dan tidak pernah membedakan kasta, suku atau agama.

“Iya, persahabatan selalu menjadi DNA kami, semangat untuk berjalan dan terus melangkah meski banyak problematika yang datang silih berganti. Makanya, kami bikin lagu ini sebagai pengingat bahwa hal terpenting dalam menjadi manusia adalah memelihara hubungan baik serta saling menjaga satu sama lain,” jelas Bimbim, vokalis SSM sekaligus penulis lagu ini.

Sebuah lagu yang sepertinya mewakili dinamika dan keresahan tersebab terbenturnya hubungan persahabatan dengan tuntutan kesibukan masing-masing.

Secara emosional, Penyu, keyboardist SSM, menyampaikan jika lagu ini didedikasikan khusus untuk para sahabat yang telah berada jauh dan menempuh hidup dengan caranya masing-masing. “Setiap kali me-review lagu ini, kami selalu rindu sahabat-sahabat kami,” katanya, “Rindu kawan -kawan yang selalu membantu dan mensupport kami sepanjang waktu, meskipun beberapa dari mereka sudah jauh dan memilih jalannya sendiri-sendiri. Tanpa mereka semua, kami tak akan pernah bertahan sampai hari ini.”

Video animasi single ini digarap oleh Fendi, salah seorang tim dari Sarang Semut Creative Space. “Pingin bikin konsep yang baru sih. Sekaligus buat mengembangkan talenta dari Sarang Semut sendiri,” kata Arif Eka ‘Ekek’ Darmawan, bassist SSM. Sarang Semut sendiri merupakan markas besar SSM yang juga diproyeksikan menjadi sebuah rumah berkarya bagi para insan kreatif kota Kediri. Tempat ini terbuka untuk umum dan telah diresmikan pada bulan Oktober 2019 kemarin.

Seperti “Kediriku”, “Senandung Rindu” akan masuk dalam album penuh pertama SSM bertajuk Jaripat yang rencananya akan dirlis tahun ini. Silakan menikmati karya terbaru SSM tersebut pada YouTube official mereka.

….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *