Balada Folk/Country Aul Persneling yang Bertabur Dengung

Balada Folk/Country Aul Persneling yang Bertabur Dengung

Aul Persneling, musisi folk/country yang merilis single nuansa gelap “Di Balik Layar”. Foto : dok.Ninetwlve Records

Artikel : Anggitane

[HujanMusik!], Jakarta – Musik itu terdengar dalam dan gelap. Membius sejak pertama intro memicingkan nada-nada tak lazim, seperti dibiarkan mengambang. Meski notasi yang dimainkan terdengar wajar, balutan sound mengawang yang ditimbulkan mengarahkan terjemahan saya bahwa ini lagu gelap.

Tak salah jika kemudian saya mengartikannya demikian. Lagu “Di Balik Layar” milik talenta musisi bernama panggung Aul Persneling itu memang menyiratkan kegelisahan. Kegelisahan yang diidapnya sejak masa sekolah menegah pertama. Lagu yang dibuat berangkat dari tudingan kemewahan yang diterimanya. Meski senyatanya kata mewah sejatinya jauh dari kehidupannya. Aul bahkan merasa kata ‘cukup’ lebih tepat dibanding ‘berkecukupan’.

Aul Persneling adalah sebuah project musik Muhammad Aulia Sjahrul yang berawal di tahun 2018. Kemunculannya ditandai dengan rilisnya sebuah single yang berjudul “When I Let You Go” disusul dengan EP “My Favourite Midnight Fantasies”. Aul Persneling yang Lahir dan besar di Jakarta dilingkungan penikmat musik folk dan country, lantas membawa alunan musik itu dalam projectnya yang lebih luas.

Sebagai talenta yang sejak kecil dikenalkan musik dari ayahnya yang berprofesi sebagai dokter namun memiliki hobby sebagai drummer, Aul tumbuh dengan berbagai musik mulai rock, grunge, blues hingga jazz.

Mengawali perjalanan musiknya tahun 2014 dengan mendirikan band grunge, blues, alt-rock. Pada 2015 ia mendalami musik Jazz dengan bermain alto/tenor Saxophone, dan sempat mencicipi panggung Java Jazz Festival tahun 2015 dan 2016.

Setelah mencoba berbagai proses, pada 2018 ia memutuskan untuk memulai sesuatu yang baru yaitu ber-solo karir dengan musik yang menurutnya easy-listening. Setelah EP “My Favourite Midnight Fantasies”, di tahun yang sama, tepatnya di bulan November Aul kembali merilis sebuah single yang berjudul “Be at Home”. Lagu yang kemudian memercik kehadiran sebuah album tahun berikutnya berjudul “Bathroom Opera”.

Album “Bathroom Opera” berisikan 10 lagu yang rilis pada Maret 2019. Meski mencoba beberapa eksplorasi musik, album ini tetap didominasi dengan sentuhan musik Blues/Folk/Country.

Meskipun karya-karya dari Aul dominan oleh musik folk namun kreatifitasnya tidak terbatas. “Di Balik Layar” menjadi torehan terbaru Aul dibantu Bhanu Marais sebagai produsernya.

“Lewat lagu ini saya ingin menyampaikan pesan, “don’t judge people by its cover” sebuah perumpamaan yang terdengar klise namun buat saya itu perumpamaan yang logis dan tergantung sudut pandang kita sebenarnya. Bahwa sejatinya kita tidak bisa menilai orang dari apa yang mereka punya atau kenakan tanpa melihat hati dari orang itu sendiri,” tulis Aul dalam rilis media yang disampaikannya kepada HujanMusik!.

Perubahan musik Aul yang berkembang dimaknai sebagai karya “segar” untuk disampaikan kepada pendengarnya. Melalui Ninetwlve Records “Di Balik Layar” dirilis dalam bentuk digital di Youtube dan Spotify.

….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *