Musik dan Representasi Cinta Segitiga Aldibrian

Musik dan Representasi Cinta Segitiga Aldibrian

Aldibrian, penyanyi solo yang merilis single “Cinta Segitiga”. Foto : dok.Aldibrian

Artikel : Anggitane

[HujanMusik!], Jakarta – Tak ada kesuksesan yang diraih dengan mudah. Semuanya butuh perjuangan nan berdarah-darah. Kita yang awam seringkali dibutakan dengan tampilan kesuksesan, tanpa pernah menerka proses panjang yang ditempuhnya. Hingga hari ini saya masih percaya bahwa kesuksesan tak datang serta merta. Gemuruh ajang pencarian bakat yang sempat didaulat sebagai cara cepat meraih sukses tak selalu berakhir dengan cerita bahagia.

Cerita berbeda kini tengah ditempuh penyanyi Aldibrian dengan melepas single dan video musik berjudul “Cinta Segitiga”. Rengkuhan setelah “Perahu Cinta”, “Kau Kasihku” dan single religi “Ampuni Aku”. Bukti ketangguhan perjuangan setelah pemuda asal Kota Semarang itu menjuarai pemilihan Bintang Radio RRI 2017.

Boleh jadi, Aldibrian tengah mengasah tekad melanjutkan semangat bermusiknya yang begitu menggumpal. Melalui “Cinta Segitiga” yang dirilis bersama label BME, kependekan dari Brian Music Entertainment, Aldibrian berharap musiknya lebih didengar sebagai arus baru dengan format solo pria. Konsep matang yang tetap bisa menyuguhkan karya-karyanya kepada pendengar musik tanah air.

“Cinta Segitiga” dikemas dengan nada-nada yang romantis dengan signature range vocal Aldibrian yang mumpuni dan penuh dengan perasaan.

“Single ini dibuat dengan lirik yang lugas, pemilihan kata yang sederhana, namun memiliki makna dalam yang memberikan gambaran tentang kisah cinta segitiga. Kisah cinta yang terjalin diantara dua sahabat yang mana pada akhirnya sang gadis lebih memilih sang pacar meskipun selalu disakiti,” tulis Aldibrian dalam keterangan tertulis kepada HujanMusik!.

“Cinta Segitiga” lahir dengan komposisi yang dipandu Rieka Roslan selaku composer. Keberadaan musisi yang rajin mencetak hit itu tentu bukanlah sematan iseng sematan. Ada keseriusan sejak muncul kolaborasi perdana mereka pada 2018. Apalagi produksi “Cinta Segitiga” turut menempatkan nama Matthew Sayersz untuk music director-nya. Mencampur dan memadu padankan hasil  perekaman vokal Aldibrian yang dilakukan di Falv Studio.

Sebagai suguhan visual, secara khusus video musik “Cinta Segitiga” dilepas sebagai representasi musiknya. Video musik ini digarap oleh Reza Rachmat dengan dukungan kameraman Farhan dan tangan editing Alvian.

Bersiaplah menyimak satu nomor romansa manis dari Aldibrian di seluruh platform musik digital. Untuk video musik juga sudah beredar di kanal Youtube AldiBrian official dan bisa dinikmati sejak 24 Desember 2019 silam.

….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *