‘Tetap tak Bisa’, Media Manis Pengukuhan Eksistensi Aina Singers dan Bemusdivo

‘Tetap tak Bisa’, Media Manis Pengukuhan Eksistensi Aina Singers dan Bemusdivo

Aina Singers dan Bemusdivo kolaborasi single ‘Tetap tak Bisa’. Foto : dok.Aina

Artikel : Rizza Hujan

[HujanMusik!], Bogor  – Malam itu saya tengah bercengkerama dengan keluarga seraya membicarakan sifat dan karakter manusia secara umum, tentang kucing-kucing kami yang beranjak remaja, sampai hal remeh seperti gosip yang beredar di lingkungan sekitar rumah. Di sela pembicaraan itu gawai saya berbunyi mengisyaratkan ada pesan masuk, ternyata dari Leni Mustikawati, produser grup vokal Aina Singers. Dia mengajak bertemu di sebuah tempat di pusat kota. Saya mengiyakan karena merasa sudah beberapa kali gagal memenuhi undangan Leni.

Pada hari yang sudah disepakati saya bergerak menuju jalan Binamarga, tepatnya ke Raindear Coffee and Kitchen yang menjadi titik pertemuan saya dengan Leni. Pasca menghabiskan jus strawberi yang rasa asamnya cukup menantang akhirnya yang ditunggu datang. Kami pun segera memilih tempat duduk yang cukup kedap dari suara-suara bising. Setelah bertukar kabar dan memesan minuman, pembicaraan pun dimulai Leni dengan cerita tentang Aina Singers yang sudah merilis single baru bulan September 2019 lalu.

Masih setia pada genre pop, lagu yang berjudu ‘Tetap tak Bisa’ mengusung konsep duet antara salah satu personil Aina Singers yaitu Shinta dengan Bemusdivo.

“Single ‘Tetap tak Bisa’ langkah baru dari Aina Singers. Kita ngajak Bemusdivo, musisi sekota yang pernah kerja bareng setahun yang lalu. Dia cukup memberikan warna lain pada lagu ini. Namun dengan single duet ini bukan berarti Aina bubar, tetap dalam penggarapan semua dilibatkan dan berkontribusi,” papar pemilik Venmarra Production ini.

Memang ada yang lain dari karya terbaru Aina. Aransemennya terdengar lebih dewasa dan dari komposisi musik yang biasanya identik dengan format midi, kali ini mereka mencoba menggunakan band penuh guna mengiringi Shinta dan Bemusdivo. Terlepas dari Bemusdivo yang memang cukup membawa rasa baru, kejelian seorang Leni dalam mencipta lagu sesuai dengan karakteristik penyanyinya patut diacungi jempol.

Makin siang Coffee Shop itu makin dipenuhi oleh pengunjung yang didominasi ibu-ibu. Meski di dalam ruangan tidak terlalu terasa tapi dari tingkat keterangannya terlihat cuaca kian memanas, seolah ingin mengabarkan bahwa Bogor tengah memasuki transisi dari musim hujan ke musim panas. Yah walau tidak berpengaruh banyak karena se-summer-summer-nya Bogor tetap saja hujan akan selalu menyapa para perindunya.

Layaknya Bogor, Aina juga sedang mengalami hal yang serupa yaitu mencoba bertransformasi dalam masa transisi selepas dua dari tiga personilnya sibuk dengan kegiatan pribadi masing-masing. Cuma Mega yang mencoba terus mempertahankan eksistensi. Mega pun kemudian datang dan bergabung dengan saya dan Leni, tak lama Bemusdivo juga sampai di Raindear dan melebur pertemuan manis itu.

Ketika ditanya apa kelebihan Aina, Mega menjelaskan bahwa semua lagu Aina tidak berat baik dari lirik maupun aransemen musik hingga mudah diterima siapapun. “Lagu-lagu Aina semua easy listening, gampang dicerna dan dinikmati termasuk single baru ini. Anak-anak kecil juga banyak yang hafal lagu kami,” jelas Mega.

Sementara itu rekan duet Shinta, Bemusdivo menerangkan bahwa lagu ‘Tetap tak Bisa’ cukup menarik terutama dari perbedaan tiap part lagu. “Semakin kesana emosinya terus meningkat karena nadanya terus mananjak. Dan saya salut sama Shinta karena bisa mengikuti ketinggian suara saya,” Kata Bemusdivo yang berarti penyanyi laki-laki.

Dan disinilah perbedaan Tetap tak Bisa dengan lagu-lagu Aina Singers sebelumnya yang seperti air mengalir di musim biasa, tenang dan menetramkan. Sementara single teranyar ini meski tetap tenang tapi semakin jauh alirannya terus mengencang.

Setelah mendengarkan ‘Tetap tak Bisa’ saya harus mengakui kalau suara Bemusdivo ini memang tebal tapi tinggi dan dari cara mereka bernyanyi tidak terdengar satupun falsetto, semua part tinggi dibawakan dengan full voice. Suara gahar lelaki penyuka kunci C padu dengan lengkingan Shinta. Ditambah nuansa suara alto Mega yang kali ini didapuk sebagai penyanyi latar menjadikan single Tetap tak Bisa mempunyai masa depan cerah.

Disinggung mengenai rencana masa depan Aina, Leni menjelaskan bahwa dia ingin Aina ada di seluruh wilayah Indonesia. “Jadi personilnya berbeda di tiap kota tapi tetap membawa bendera Aina Singers. Tapi kami selalu menjalani segala sesuatunya dengan santai, tidak terburu-buru. Seni itu kan tentang bersenang-senang,” tutup Leni berfilosofi.

 

….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *