Dilema Pekerja Metropolitan dalam Alternative Rock Alpha Mortal Foxtrot

Dilema Pekerja Metropolitan dalam Alternative Rock Alpha Mortal Foxtrot

 

Artikel : Anggitane

 

[HujanMusik!], Jakarta  – Hiruk-pikuk menyeruak menemui keseharian penduduk sebuah kota. Kota metropolitan yang segera ditanggalkan statusnya sebagai ibukota. Lalu lalang pengejar kemapanan dan pemburu martabat pembangunan menampilkan unjuk visual yang menarik. Menarik untuk ditarik sebagai refleksi, bahwa diantaranya ada yang menjalaninya dengan keras dan positif. Pesan modular yang coba didengungkan unit alternative rock Jakarta, Alpha Mortal Foxtrot dalam single-nya bertajuk “White Collar”.

Gerungan suara gitar menembus sekat dengan konsisten, menampilkan permainan Ricky Putra yang terdengar ada pengaruh James Yoshinobu Iha (The Smashing Pumpkins) didalamnya. Menarik, menilik persembahan sound khusus untuk divisi gitar Alpha Mortal Foxtrot sejak 2018, buah pertemanannya dengan Raiden Soedjono, pemain drum yang beberapa kali terlihat dibelakang set drum untuk ROXX, Iwan Fals dan Bunga. Pertemanan yang memungkinkan mereka merilis karya idealisnya bersama Adrian Hardjapamekas (Bass) dan Wiku Anindito (Vokal & Gitar).

Menyimak “White Collar” seperti mendengarkan ramuan musik melimpah dari The Smashing Pumpkins, Interpol, Swervedriver dan Porcupine Tree. Apalagi fakta ada tangan produser Rully Worotikan dibelakangnya, produser yang sama untuk musik Marcell dan Konspirasi.

“White Collar” bercerita tentang anthem para pekerja keras yang senantiasa berjuang untuk hidup yang positif setiap harinya. Seperti menemukan benang merah motif kenapa Raiden dan Ricky mengajak Adrian dan Wiku. Dua nama terakhir adalah dua rekan non-musisi secara garis profesi.

Adrian Hardjapamekas sehari-hari merupakan konsultan bisnis, sedangkan Wiku Anindito menggenapi sebagai seorang pengacara. Lantas, bersama Alpha Mortal Foxtrot merekapun sepakat bernyanyi tentang beragam isu mulai dari dilema para pekerja kerah putih, autisme, hak asasi manusia, hingga kekerasan rumah tangga.

Ditulis dalam bahasa Inggris, “White Collar” dengan durasi 2 menit 57 Itu disiapkan sebagai andalan untuk EP mereka yang akan rilis tahun ini.

Semoga lekas berjumpa dengan EP-nya.

….

One thought on “Dilema Pekerja Metropolitan dalam Alternative Rock Alpha Mortal Foxtrot

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *