Metal Kraken yang Mengencang

Metal Kraken yang Mengencang

Kraken, unit metal Bogor yang segera merilis album tahun ini. Foto : dok.Kraken

Artikel : Anggitane

HujanMusik!, Bogor – Suhu udara tengah kota sedang ambigu, menengadah mencari padanan tetap sebagai anak asuh dataran tinggi. Hembusan angin dalam tekanan royal kian membuyarkan keyakinan bahwa ini di Bogor, bukan pesisir pantai selatan. Sayapun dipaksa harus berkejaran antara agenda pengajian akikah tetangga dengan momentum berjumpa monster metal lokal bernama Kraken di studio Fakehero, Tanah Baru, Bogor.

Kolaborasi Randy Blythe dan Willie Adler di Lamb of God tengah mendominasi daftar putar sebelum perjumpaan. Saya merasa perlu menyamakan tone sebelum benar-benar menemui Kraken, kolektif yang sukses mencatatkan diri sebagai perwakilan Bogor di kancah festival musik metal, Hellprint, tahun 2016 silam.

Borie, Willy Andrean, Dhany Kinoy berikut Fahmi dan Hilman baru saja merampungkan sesi shooting untuk sebuah konten musik. Hilman yang sudah saya kenal sebelumnya diluar urusan musik terlihat menyambut ramah. Sementara rekan lainnya tengah sibuk meredakan ketegangan paska sesi bincang didepan kamera. Turut sibuk sosok pria berkacamata yang memperkenalkan dirinya sebagai Ishak Rachman, pendamping panggung Kraken yang membantu mencarikan tempat nyaman untuk berbincang.

Dalam tempo tak terlalu lama, mengalirlah obrolan ringan seputar Kraken dan pilihan musik yang mereka hadapi.

Mengusung metal sejak 6 Juni 2016, Kraken mengaku banyak terinspirasi kekayaan musikalitas Lamb of God, Jinjer, Burgerkill, Tengkorak, Beside, Kataklysm, Aftercoma, Purgatory dan sejenisnya. Meski demikian seluruh punggawanya sepakat untuk tak menjebakkan diri pada persoalan identitas warna musik.

“Kita sih sangat explore dengan warna musik, meski kita basic musiknya metal, soal genre terserah para pendengar mendeskripsikannya,” buka Hilman, penanggung jawab divisi bass.

Kemunculan Kraken pada pertengahan 2016 terhitung cukup strategis, masa dimana perkembangan musik ekstrem tengah lesu dan bergeliat menuju kencang. Barangkali filosofi monster laut berbentuk gurita raksasa terpilih menjadi pilihan nama kolektif musik berisik mereka.

“Kraken bisa diartikan sekumpulan energi dari kami berlima, menjadi satu kesatuan untuk memberikan energi yang besar untuk musik Kraken,” tambah Borie, vokalis kekar yang sempat menipu asumsi kalau dia adalah atlit kebugaran.

Begitulah, tak banyak lontaran aneh-aneh dari mereka. Apalagi obrolan disisi saung tebing sungai dihinggapi musik melayu dari pekerja proyek sebelah. Cukup melekat dalam benak saya adalah soal niat baik mereka menghidupkan dan memberikan aura positif kepada komunitas, khususnya komunitas musik ekstrem.

Simak! : “Pride And Power” Waktu Tempuh untuk Karya Penuh SPRM

Sebagai salah satu band asal Bogor dan tergabung dalam Bogor Super Society, Kraken termasuk memiliki jadwal panggung cukup sering. Modal single “Lawan” yang mereka letupkan cukup banyak menuai pujian. Single yang cukup sukses menembus kompilasi Hellprint United 2017, sekaligus membuka mata dunia luas tentang talenta musik keras dari kota hujan.

Hilman dan Borie cukup beruntung bersanding dengan Willy Andrean dan Dhany Kinoy yang menggawangi divisi gitar. Ditambah keberadaan Fahmi yang memiliki gebukan drum standar metal mumpuni, jauh dari kesan fisik yang saya bayangkan. Hasilnya unsur deathmetal, deathcore, anubiscore, hardcore, grind dan lain-lain terdengar menderak dalam setiap aksi panggung mereka.

Simak! : Jejak Trash Metal untuk Penggiat Folk

Menuju Mei 2019, Kraken berniat merilis Album bertajuk “CIRCLE OF LIFE”. Sebuah album pencapaian musik metal mereka yang mencoba mengedepankan pesan kehidupan sehari-hari. Album pencapaian setelah usaha merekam sejak 2018 silam.

Memang sudah waktunya, kolektif sekuat Kraken memiliki dokumentasi karya metal. Kelak mereka bisa jadi bagian barisan sejarah, bersuara lantang dari kota yang dikenal tenang.

Teruslah kencang metal Bogor….

One thought on “Metal Kraken yang Mengencang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *