“Apatis” dan Tautan Pop Mondo Gascaro

“Apatis” dan Tautan Pop Mondo Gascaro

Mondo Gascaro, pemusik yang Maret lalu merilis single “Apatis”, diambil dari OST Kucumbu Tubuh Indahku. Foto : dok.Mondo Gascaro

Artikel : Anggitanee

HujanMusik!, Jakarta – Saya masih belum bisa melupakan fenomena “Centralismo”, album studio pertama kolektif musik asal Jakarta, Sore. Bisa jadi saya termasuk tipikal penikmat musik yang terlambat move on. Terlalu acuh dan membiarkan pendengaran setia dengan nada-nada 90an akhir dan awal 2000an. Toh pada kenyataannya “Centralismo” diganjar predikat Five Asian Albums Worth Buying oleh Time Magazine Asia pada tahun 2005, atas kepiawaian orang-orang di SORE mencipta karya.

SORE hingga kini tetap meninggalkan tanda karya, terakhir pada 2015. Sementara salah satu personilnya yang bermain keyboard memilih bersimpang jalan namun tetap berkawan pada 2012. Seperti kita ketahui, Mondo Gascaro Memutuskan melambatkan catatan perjalanannya bersama SORE dengan meniti karya solo.

Lantas Mondo Gascaro muncul kepermukaan dengan dua single “Saturday Lights” dan “Komorebi”, setelah banyak berkutat sebagai komposer beberapa film penting tanah air. Mulai dari Berbagi Suami (2006), Quickie Express (2007), The Forbidden Door (2008) dan Hello Goodbye (2012).

Terbaru tangan kreatifnya membekas pada film terbaru dari maestro Garin Nugroho “Kucumbu Tubuh Indahku” (Memories Of My Body). Sebuah film yang mengisahkan tentang perjalanan hidup Rianto, seorang penari tradisional Lengger yang kini menjadi penari kontemporer kaliber internasional dan menetap di Tokyo. Mondo berperan sebagai music director yang mendukung film yang pemutaran perdananya dilakukan di La Biennale Venezia 2018 lalu. Film ini meraih beberapa penghargaan nasional maupun internasional, antara lain : Film Terbaik 2018 dan Sutradara Pilihan 2018 – Majalah Tempo, serta Film Terbaik di Festival des 3 Continen, Nantes, Perancis.

Setelah berkeliling di berbagai Festival Internasional sejak Agustus 2018, film Kucumbu Tubuh Indahku dijadwalkan tayang di bioskop seluruh Indonesia pada tanggal 18 April 2019.

Sebagai pemusik, tak lengkap jika seorang Mondo Gascaro tak merilis tampilan demi menyambut pemutaran perdana film ini di bioskop Indonesia. Sebuah single terbaru berjudul “Apatis” akhirnya dirilis untuk publik. Sebuah single yang diambil dari album OST. Kucumbu Tubuh Indahku.

Mondo juga memastikan “Apatis” dirilis dalam format music video di kanal Youtube Ivy League Music, label yang menaungi Mondo Gascaro pada tanggal 7 Maret 2019. Video klip ini diproduksi oleh Fourcolours Films, disutradarai oleh Eddie Cahyono (Sutradara film SITI, 2015), dan dibintangi oleh Muhammad Khan pemeran utama dalam film Kucumbu Tubuh Indahku. Menceritakan kelanjutan kisah hidup Juno, karakter utama dari film ini. Bagaimana dalam klip ini dalam digambarkan Juno berpapasan dengan Mondo Gascaro dalam perjalanan hidupnya.

Bahkan Premier Screening Video Klip “Apatis” dan juga bedah album soundtrack “Kucumbu Tubuh Indahku (Memories Of My Body)” dilakukan Mondo Gascaro pada tanggal 6 Maret 2019, di Kios Ojo Keos. Selain Mondo Gascaro sendiri, selaku Music Director, Ifa Isfansyah selaku Producer, dan juga Panji Prasetyo selaku Executive Producer hadir menyemarakkan diskusi intim saat itu.

Sebagai catatan pengingat, OST. Kucumbu Tubuh Indahku merupakan album soundtrack perdana dari sekian banyak film yang sudah dilahirkan Garin Nugroho. Berisikan beberapa tracks excerpt musik ilustrasi, remake lagu – lagu Indonesia lama diantaranya “Hanya Semalam” dan “Rindu Lukisan” karya Ismail Marzuki, “Apatis” ciptaan Inggrid Widjanarko yang dipopulerkan Benny Soebardja (album LCLR 1978).

Kini album OST Kucumbu Tubuh Indahku juga sudah bisa diakses via layanan streaming music sejak Desember tahun lalu…..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *